Senin, 06 Agustus 2012

Kau bukan satu-satunya

Diposting oleh ipeh celluler di 03.40 0 komentar
Seiring waktu berjalan yang telah terlewati
Terlihat sungguh bahwa kau memang sedikit berbeda
Semakin menipis dan menipis
Sehingga membuatku berfikir entah sampai kapan bisa bertahan
Perjalanan yang ditempuh masih panjang
Jalan yang dilewati tak selalu mulus
Kadang bertaburan kerikil-kerikil tajam
Atau lobang-lobang yang siap menyandung
Semakin panjang jalan yang dilalui
Semakin terlihat rapuh dan terhempas
09 04 197x300 Kau bukan satu satunyaMenipis dan menipis
Entah sampai kapan bertahan
Akhirnya diputuskan kau harus diganti
Dan memang selama ini kau bukan satu-satunya
Tetapi harus sepasang
Gak mungkin kan kemana-mana hanya pakai sendal satu
Tetapi harus sepasang.
(Kalau enggak bakalan ditertawakan orang)

Bahasa Cinta

Diposting oleh ipeh celluler di 03.35 0 komentar
Sebagai mahluk sosial. komunikasi adalah sarana yang sangat penting, karena lewat komunikasilah kita bisa saling mengungkapkan isi kepala, isi hati dan semua yang ingin kita bicarakan. Salah satu media komunikasi adalah bahasa. Namun di sini aku tidak ingin membicarakan soal etimologi bahasa, melainkan soal cinta.
Cinta itu sendiri mempunyai bahasanya sendiri, alias, untuk menyatakan cinta atau menunjukkan cinta ada caranya tersendiri, sehingga orang yang kita cinta tahu kita mencintainya demikian pula sebaliknya kita pun bisa merasakan cinta dari orang tersebut.
Menurut teori ala aku nih, ada 4 jenis bahasa cinta, yaitu :
1. Melalui Tatapan
Cinta bisa diisyaratkan melalui cara menatap seseorang atau cara seseorang menatap kita, ada istilah mata tak bisa berbohong, namun memang tak mudah membaca isyarat ini karena butuh yang namanya kepekaan.
2. Melalui Perhatian
Kadang kita memberikan perhatian yang lebih terhadap seseorang yang kita cintai, untuk menunjukkan betapa kita peduli alias care padanya, misalnya aja dengan bertanya sudah makan apa belum, sedang melakukan apa sekarang, dll. Dan orang yang mencintai kitapun akan melakukan hal yang sama, adalah untuk menunjukkan dia peduli ama kita
3. Melalui Sentuhan
Pegangan tangan, pelukan, bahkan kecupan di dahi bisa merupakan isyarat cinta yang jauh lebih dalam lagi, karena ternyata sebagai manusia kita haus akan belaian, makanya kadang yang pacaran jarak jauh (long distance relationship) merasakan adanya perasaan kurang walaupun mungkin perhatian banyak, komunikasi lancar, tapi karena kurang sentuhan kadang mereka merasakan sedikit kosong (feeling empty)
4. Melalui Kado
Pernah dengan istilah kita bisa memberi tanpa cinta tetapi cinta pasti memberi, itu adalah benar, soalnya saat kita mencintai seseorang kita ingin menunjukkan lewat pemberian kita, misalnya membuatkan puisi, membuat lagu, membuat makanan kesukaan dan yang paling istimewa memberikan cincin pengikat (ini buat yang sudah serius).
Nah buat para pecinta, jangan pernah ragu untuk mengungkapkan cinta lewat bahasa cinta. lakukanlah dengan tulus tanpa paksaa, dan biarkan cinta itu mengalir apa adanya.

Puisi Istri kepada suaminya

Diposting oleh ipeh celluler di 03.27 0 komentar
Suamiku tercinta…
Engkau adalah anugerah terindah Tuhan bagiku
Engkau adalah orang yang kucintai dan kupilih diantara yang lainnya
Dan aku bahagia menghabiskan sisa hidupku bersamamu
Memang kusadari….
Engkau bukanlah lelaki sempurna yang tak pernah berbuat salah
Namun aku mencintaimu apa adanya dirimu
Seperti engkau juga mencintaiku apa adanya
Dan memang…
Kehidupan bersamamu tidaklah selalu tertawa
Tidak juga selalu tersenyum
Bahkan tak jarang kesedihan dan airmata mewarnainya
Tetapi aku menerima itu semua sebagai bagian yang memang harus kujalani bersamamu.
Di sisimu
Aku merasa dilindungi, aku merasa dicintai dan aku merasa berarti
Rasanya tak mungkin ini terjadi jika bukan kamu di sampingku.
Kau begitu istimewa di mataku, di hatiku, di jiwaku
Karena itulah aku ingin selalu berada di sampingmu
Baik dalam suka duka mu
Dalam sehat dan sakitmu.
Suamiku….
Engkau adalah hal terindah dalam hidupku
Terima kasih telah memilihku dan terima kasih buat anak-anak yang luar biasa ini
Dan aku berjanji selalu setia dan mencintaimu seumur hidupku.
Aku yang mencintaimu.
Istrimu

Minggu, 05 Agustus 2012

Poem Love

Diposting oleh ipeh celluler di 17.51 0 komentar
A Love Poem
If ever two were one, then surely we.
If ever man were lov’d by wife, then thee;
If ever wife was happy in a man,
Compare with me ye women you can
I prize thy love more than whole mines of Gold.
Or all the riches that the East doth hold.
My love is such that rivers cannot quench,
Nor ought but love from thee, give recompense.
Thy love is such I can no way repay,
The heavens reward thee manifold repay,
Then while we live, in love let’s so persevere
That when we live no more, we may live ever.
-Ann Bradstreet

Minggu, 18 Maret 2012

ibrahim

Diposting oleh ipeh celluler di 23.14 0 komentar

my Son tyan ibraheem ramadhany

Diposting oleh ipeh celluler di 22.18 0 komentar
 

THE LIFE OF IPEH CELLULER Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos